Aturan baru Illinois tidak hanya mengenakan pajak transaksi kripto. Pemerintah negara bagian juga mewajibkan broker aset digital untuk melakukan registrasi dan memenuhi berbagai ketentuan pelaporan baru.
Bagi pelaku industri, kewajiban tersebut diperkirakan akan meningkatkan biaya kepatuhan (compliance cost), terutama bagi perusahaan yang melayani pelanggan lintas negara bagian.
Analisis dari firma konsultan BDO USA menunjukkan cakupan aturan tersebut bisa melampaui perusahaan yang berbasis di Illinois. Perusahaan dari luar negara bagian juga dapat terkena aturan ini apabila memiliki aktivitas pelanggan yang cukup besar di Illinois.
Pemerintah Illinois memperkirakan paket kebijakan tersebut dapat menghasilkan tambahan penerimaan pajak lebih dari US$ 800 juta untuk mendukung anggaran negara bagian senilai US$ 55,9 miliar.
Meski demikian, sejumlah pengamat kebijakan menilai pendekatan Illinois tergolong agresif dibandingkan perlakuan terhadap instrumen keuangan lainnya.
Kepala Kebijakan dan penasihat hukum umum a16z Crypto, Miles Jennings, bahkan menyebut aturan tersebut sebagai salah satu kebijakan paling tidak ramah terhadap industri kripto di Amerika Serikat.
Menurut Jennings, tidak ada pajak transaksi keuangan tingkat negara bagian yang sebanding untuk saham, obligasi, maupun instrumen derivatif. Ia memperingatkan bahwa Illinois berisiko menghukum para pengusaha dan warga negaranya yang memanfaatkan teknologi blockchain dan aset kripto.
Source link


