072602400_1687478218-Miliarder_atau_Orang_Terkaya_Dunia.jpg

Pajak Miliarder California Tuai Kontroversi, Orang Kaya Sulit Menghindar meski Pindah Negara

Meski demikian, para ahli hukum menilai kebijakan ini berisiko tinggi digugat. Salah satu titik lemah utamanya adalah ketentuan retroaktif, yang dinilai berpotensi melanggar prinsip keadilan hukum.

“Saya pikir tantangan hukum terkuat akan datang dari orang-orang yang pergi sebelum RUU itu disahkan,” kata Jon Feldhammer, seorang mitra pajak di Baker Botts.

Aturan domisili pajak California sendiri dikenal sangat ketat. Negara bagian ini menggunakan konsep “uji hubungan terdekat”, yang menilai ikatan seseorang dengan California berdasarkan aset, keluarga, aktivitas sosial, pekerjaan, hingga bukti kehidupan sehari-hari. Artinya, sekadar membeli rumah di negara bagian lain tidak otomatis membuat seseorang bebas dari kewajiban pajak California.

“Niat permanen untuk meninggalkan California harus bisa dibuktikan secara nyata,” kata Manes.

Karena proses perubahan domisili bisa memakan waktu berbulan-bulan, para ahli menilai peluang menghindari pajak kekayaan ini sangat kecil.

“Secara kasat mata, kesempatan itu sudah berlalu,” kata Manes.

Meski belum tentu disetujui pemilih dan masih ditentang Gubernur Gavin Newsom, wacana pajak miliarder ini sudah memicu kegelisahan di Silicon Valley. Apalagi, lonjakan kekayaan akibat sektor kecerdasan buatan (AI) telah melahirkan puluhan miliarder baru di California dalam setahun terakhir.

Para penasihat pajak menyebut, bahkan sebelum aturan ini resmi diberlakukan, permintaan konsultasi soal relokasi pajak sudah meningkat tajam, menandai perubahan besar dalam perencanaan kekayaan para elite global

 


Source link

Tags: No tags

Comments are closed.