Liputan6.com, Jakarta – Hoaks terkait pajak beberapa kali viral di masyarakat. Hoaks ini tentu harus diluruskan agar tidak menimbulkan keresahan.
Lalu apa saja hoaks terkait pajak? Berikut beberapa di antaranya:
1. Cek Fakta: Hoaks Zulhas Sebut Tugas Rakyat Hanya Bayar Pajak Bukan Campuri Urusan Pemerintah
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan kembali postingan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut tugas rakyat hanya membayar pajak bukan ikut campur urusan pemerintah. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 26 September 2026.
Dalam unggahannya terdapat foto Zulkifli Hasan dengan narasi:
“Zulkifli hasan: tugas rakyat itu hanya membayar pajak bukan ikut campur urusan pemerintah”
Akun itu menambahkan narasi:
“Zulkifli hasan: tugas rakyat itu hanya membayar pajak, bukan ikut campur urusan pemerintahan.”
Lalu benarkah postingan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut tugas rakyat hanya membayar pajak bukan ikut campur urusan pemerintah? Simak dalam artikel berikut ini…
2. Cek Fakta: Hoaks Polri Bakal Razia Pajak Kendaraan ke Rumah Warga Mulai September 2026
Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim Polri bakal melakukan razia pajak kendaraan ke rumah warga mulai September 2026. Klaim itu beredar di Facebook sejak Minggu, 13 September 2026.
Dalam unggahan tersebut terdapat poster dengan narasi sebagai berikut:
“Pengumuman Penting & Resmi
Penertiban dan pemeriksaan kendaraan bermotor akhir September 2026 razia rumah ke rumah
– Kendaraan non pajak: Masa berlaku STNK/ Pajak mati
– Kendaraan sengketa kredit: Masih dalam sengketa pembiayaan bank/ finance
– Kendaraan STNK only: Tanpa kelengkapan BPKB resmi-
– Kendaraan over kredit ilegal: Dipindahtangankan tanpa sepengatahuan finance
Tim gabungan polisi & pihak finance akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan tegas
Dihimbau pada masyarakat
1. Lakukan pelunasan pajak anda segera
2. Lengkapi dokumen dan selesaikan tunggakan kredit sebelum pemeriksaan.”
Akun itu menambahkan narasi:
“Kami dirumah cuma punya motor STNK only…. Sudah tentu kami tidak bisa bayar pajak😁😁. Apakah dikerinci bisa terapkan??? Tagih Pajak kendaraan rumah kerumah / dor to dor😁😁.
#pajak #polreskerinci #semuaorang #kerinci #reels @sorotan”.
Lalu benarkah klaim Polri bakal razia pajak kendaraan ke rumah warga mulai September 2026? Simak dalam artikel berikut ini…
3. Cek Fakta: Klarifikasi Transfer Antarbank dan Dompet Digital akan Dikenakan Pajak Mulai 9 November 2026
Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim transfer antarbank dan dompet digital akan dikenakan pajak mulai 9 November 2026. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 3 November 2026. Dalam unggahannya terdapat narasi “Transfer Antar Bank Dan Dompet Digital Akan Dikenakan Pajak Mulai 9 November 2026”.
Akun itu menambahkan narasi:
“Transfer Antar Bank Dan Dompet Digital Akan Dikenakan Pajak
Mulai 9 November 2026, pemerintah berencana menerapkan pajak digital untuk aktivitas transaksi keuangan, termasuk transfer melalui perbankan dan dompet digital (fintech) seperti GoTo, Shopee, hingga Lazada.”
Lalu benarkah postingan yang mengklaim transfer antarbank dan dompet digital akan dikenakan pajak mulai 9 November 2026? Simak dalam artikel berikut ini…
Source link










